Aspek Sosial-Budaya Nelayan Tradisional


Aspek Sosbud Nelayan Tradisional

(Karyadi Mintaroem dan Moh. Imam Farisi)

Kajian tentang kehidupan nelayan tanpaknya mengungkap banyak hal, walaupun hingga medio 1900-an kehidupan mereka luput dari kajian para ilmuwan. Secara ekonomis, mereka masih dipandang ”tradisional”, tetapi telah melahirkan prinsip “ekonomi swasembada”, yang bertumpu pada kekuatan-kekuatan internal yang dimiliki. Secara sosio-kultural, para nelayan memiliki jaringan yang cukup rumit dan bertingkat, yakni nelayan sendiri–juragan pemilik perahu–para bakul ikan—dan tengkulak yang terjalin dalam sebuah sistem patronase yang sangat kuat.

Comments are closed.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.894 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: