Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Tari Dhungkrek Di Kabupaten Madiun


Penulis            : Mamik Sumarmi
Disajikan di    : Temu Ilmiah Nasional Guru (TING) IV, Jakarta, 24 November 2012
Tautan             : https://utsurabaya.files.wordpress.com/2013/01/mamik.pdf

Abstrak: Peran pendidikan sangat penting untuk mendukung pembangunan agar menghasilkan insan berkualitas. UU nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 yang menyebutkan bahwa Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta perubahan bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh sebab itu pendidikan di setiap jenjang sekolah perlu diselenggarakan secara sistematis agar terbentuk karakter peserta didik yang mampu bersaing, beretika, bermoral, santun dan berinteraksi dengan masyarakat. Tujuan makalah ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam pembentukan karakter anak melalui tari dongkrek. Dungrek diartikan dongane kawula/rakyat enggalo karaharjan. Tari ini terdiri dari 2 buah instrumen yaitu bedug dan korek. Bila dibunyikan, bunyi bedug terdengar dhung dan bunyi korek terdengar krek, sehingga kalau dibunyikan bergiliran dan terus menerus terdengar bunyi dhungkrek-dhung-krek. Dari bunyi inilah menjadi nama dhungkrek yang kemudian menjadi kesenian rakyat Mejayan Kabupaten Madiun. Penarinya memakai topeng yang terdiri dari 2 buah topeng raksasa, 2 – 3 buah topeng wanita dan 1 buah topeng orang tua. Raksasa menggambarkan angkara murka, wanita cantik menggambarkan kebajikan, sedang orang tua bawa teken/tongkat melambangkan orang yang bijaksana. Tari dongkrek mengalami kemajuan sehingga terjadi modifikasi baik tariannya maupun topengnya, bahkan sering dilombakan antar sekolah tingkat SD sampai dengan SLTA. Beberapa karakter Tari Dhungkrek mengingatkan anak-anak agar selalu mencontoh karakter yang baik dan menjauhi karakter jahat yang telah dibina melalui kegiatan ekstra kurikuler di sekolah.

Kata kuci: karakter, tari dongkrek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.894 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: