Pembentukan Kepribadian Madani Melalui Pemberdayaan Kearifan Lokal Bahasa Madura: Upaya Membangun Kekuatan


Penulis            : Sulistiyono
Disajikan di    : Temu Ilmiah Nasional Guru (TING) IV, Jakarta, 24 November 2012
Tautan             : https://utsurabaya.files.wordpress.com/2013/01/sulis.pdf

Abstrak: Krisis kepribadian yang melanda negeri kita berada diambang kritis. Laku perbuatan yang kurang santun ditunjukkan dikalangan anak muda. Diperparah lagi semangat keadaban luntur terkikis oleh kondisi carut marutnya kebudayaan. Bangsa kita yang dikenal memiliki peradaban yang tinggi dengan adat ketimurannya, kini tinggal kenangan sejarah. Artinya, masih patutkah mengatakan kita adalah bangsa yang berbudaya tinggi, beradab, dan santun? Hal tersebut, yang membuat segenap komponen bangsa merasa resah. Karena itu, dibuatlah kebijakan memasukkan pendidikan karakter ke dalam lembaga formal. Cara tersebut tidak salah, tetapi keandalannya kurang memadai terlebih apabila pendidikan karakter hanya menjadi ajang pencekokan nilai. Sebab, secara primordial kepribadian tidak cukup dibentuk melalui pengetahuan, tetapi lebih merupakan internalisasi dari pengalaman kehidupan yang dibentuk oleh berbagai kultur. Termasuk bahasa sebagai bagian subkultur. Mengingat ada hubungan interdependensi antara kultur, bahasa, dan penggunanya. Bukankah ada pernyataan bahwa bahasa menunjukkan bangsa; bahasa menunjukkan kepribadian; struktur bahasa seseorang menentukan cara berpikir dan berprilakunya? Pemberdayaan bahasa Madura melalui membangun lagi rasa memiliki dan bangga sangat dibutuhkan. Sebab, dalam bahasa Madura sarat akan sopan santun, karakter, dan pesan moral. Semua nilai tersebut tercermin dalam undo usuknya: bahasa bawah, tengah, dan tinggi. Bermacam bentuk dalam pemberdayaan bahasa Madura. Namun, apa pun bentuknya pemberdayaan tersebut, yang terpenting diarahkan agar pengguna merasakan bahwa itu memang bermanfaat dan dibutuhkan. Sebab, tanpa merasakan adanya manfaat, akan sulit untuk menjadi kebutuhan.

Kata kunci: Kepribadian madani, kearifan lokal, kekuatan sentripetal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.894 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: